Medan, 17 Februari 2025 – Menyambut bulan suci Ramadan 2025, Harper Wahid Hasyim Medan menghadirkan pengalaman berbuka puasa yang istimewa melalui promo "Bukber – Berbuka dengan Berkah: Satu Meja Sejuta Rasa".
Dengan konsep all-you-can-eat buffet yang tersedia di Rustik Bistro & Bar, para tamu akan dimanjakan dengan beragam sajian menu khas Indonesia, Timur Tengah, dan Western yang menggugah selera. Mulai dari 28 Februari hingga 28 Maret 2025, para tamu dapat menikmati santapan berbuka puasa yang mewah dan lezat dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan.
Menu yang dihadirkan meliputi aneka hidangan Nusantara yang autentik, masakan khas Timur Tengah yang kaya rempah, serta sajian Western yang menggoda selera. Dengan variasi hidangan yang lengkap, Harper Wahid Hasyim Medan memastikan setiap tamu mendapatkan pengalaman kuliner yang tak terlupakan selama Ramadan. Sebagai bagian dari promosi spesial, Harper Wahid Hasyim Medan menawarkan berbagai keuntungan menarik bagi para tamu, di antaranya Early Bird Promo bagi tamu yang melakukan reservasi buka puasa pada tanggal 28 Februari – 6 Maret 2025 dan Beli 10 Gratis 2 pada tanggal 7 - 28 Maret 2025, penawaran istimewa bagi tamu yang datang bersama keluarga, teman, atau kolega.
Tak hanya itu, bagi tamu yang ingin menikmati pengalaman menginap selama Ramadan, Harper Wahid Hasyim Medan juga menyediakan paket kamar eksklusif yang mencakup sahur dan buffet buka puasa. Dengan suasana hotel yang nyaman dan layanan terbaik, para tamu dapat menjalani ibadah puasa dengan lebih tenang dan menyenangkan.
“Ramadan adalah waktu yang penuh berkah dan kebersamaan, di mana setiap momen berbuka puasa menjadi lebih istimewa saat dinikmati bersama orang-orang tercinta. Kami ingin menghadirkan pengalaman kuliner yang menggugah selera dan penuh kehangatan melalui konsep all-you-can-eat buffet dengan pilihan menu yang beragam. Setiap sajian yang kami tawarkan dirancang untuk menciptakan kenangan berbuka puasa yang berkesan bagi para tamu kami,” ujar Edi Suprayetno, General Manager Harper Wahid Hasyim Medan.